Ucap(k)an Selamat

Random

“Masa ada orang yang ganti username Path biar ga di-tag ucapan selamat lebaran”

“Dulu kita bisa berlembar-lembar sms mengucapkan selamat lebaran sampai “some text missing” tetapi sekarang hanya cukup 1 stiker (Line)”

“Nge-BM ucapan selamat lebaran, gue block”

Lagi dengar kata-kata itu mendekati lebaran. Ngga tau deh realitanya kayak apa. Apa benar nge-block orang atau ganti username Path (dulu sih waktu mainan Plurk malah sengaja ganti username jadi nama-nama kue kering ;p).

Auditor

Chapter : People, Chapter : Personal

Teman 1, teman 2, teman 3, lagi sibuk membicarakan tentang tax, adjustment, P/L (profit/loss), client, opini, partner, manajer, senior 1 dan senior 2 dan lain-lain. Saya dan seorang teman saya hanya terdiam dan terlihat bingung juga bengong.

Teman 1 : Eh, kenapa lo ?? koq pada diem ?
Saya dan seorang teman calon auditor : ngga, rasanya butuh waktu loading, udah lama ga denger pembicaraan tentang hal ini. Seperti di-refresh.

Kamis kemarin, saya bersama team audit (baca : para auditor) saya saat magang, buka puasa bersama. Hampir 3 bulan tidak bertemu rasanya seperti sudah lamaaaaaaaa sekali. Padahal dulu kita ketemu setiap hari. Ngobrol-ngobrol hal yang saya sebutkan di paragraf pertama benar-benar memaksa saya untuk mengingat berbagai kejadian saat meng-audit client dulu. Tentang kasus, ataupun tentang kehidupan sehari-hari saat masih bersama-sama.

Dulu saya sempat bilang ke teman saya bahwa auditor itu keren. Saya beranggapan seperti itu karena saya melihat sendiri senior-senior saya yang dengan lancarnya berkomunikasi dengan client seperti tidak terjadi apa-apa, padahal mereka membawa misi untuk mengorek-ngorek rahasia, terkadang berdebat soal benar/salah pencatatan laporan keuangan dengan client, walau berdebatnya-pun seperti bercanda dengan teman tetapi kata-kata yang dipilih saling menohok satu sama lain, mencoba mempertahankan argumennya masing-masing. Selain itu, pengetahuan yang mereka ajarkan ke saya, penjelasan mereka saat membantu saya mengerjakan laporan magang menambah keyakinan saya bahwa auditor itu orang yang hebat.. hehehehe..

Kangen. Iya saya kangen menjadi auditor. Apalagi setelah saya mencoba bekerja sebagai staff accounting di sebuah perusahaan, ternyata masih enak jadi auditor ya ?? hahaha.. bukan tidak bersyukur, tetapi saya tampaknya belum terbiasa hanya duduk di belakang meja mengerjakan jurnal-jurnal, tidak berkeliaran mengejar-ngejar client dengan permintaan data ataupun pertanyaan. Kalau saya tidak ingat bahwa saya harus kuliah di malam hari, pasti saya sudah balik lagi ke tempat magang saya dulu. Hanya saja, waktu kerja auditor yang tidak kenal waktu tersebut menghambat saya. Karena sulit untuk menyeimbangkan kerjaan dengan kuliah yang juga tidak bisa asal kuliah saja.

don’t for a minute change the place you’re in

Lirik lagu tersebut mengingatkan saya untuk tidak mudah iri dengan orang lain. Nikmatin dan jalani saja dulu kerjaan yang saya dapatkan ini. Mungkin Tuhan akan memberikan waktu yang tepat untuk saya berprofesi sebagai auditor lagi. Mungkin nanti setelah lulus kuliah, doakan saja.

Hey.. saya menepati janji saya di cerita sebelumnya untuk update cerita sebelum lebaran 😀 senangnya besok lebaran !! walaupun sedih juga karena saya merasa ibadah saya di bulan ramadhan tahun ini tidak lebih baik dari bulan ramadhan tahun lalu 😦 mudah-mudahan saja saya masih diberi kesempatan untuk bertemu ramadhan tahun depan. Amin.

Selamat lebaran semuanya !! mohon maaf lahir dan batin 😀