27

Chapter : Personal

Berumur 27 tahun di hari Sabtu yang ternyata biasa saja.

Sejak 2 minggu lalu udah mikirin mau posting tulisan apa di blog buat hari ini, ternyata sampai hari H saya masih bingung aja, hahaha.

Dari dulu, perayaan ulang tahun di keluarga saya yaa gitu gitu aja, ngga pernah heboh. Ngga pernah ada sok sok surprise atau perayaan, terakhir ngerasain kayaknya waktu SD deh.

Kalau diantara teman teman juga sama aja sih, heboh kecil kecilan biasanya, dan keseringan telat, hahaha. Yaa kita emang gitu orangnya, yang penting kadonya ada aja, huehehe.

Terus sekarang kan ultahnya jatuh hari Sabtu ya, makin berasa biasa karena ngga ketemu orang kantor, ngga diucapin selamat langsung plus cipika cipiki sama yang lain. Walaupun ya teteep hp ramai notif ucapan selamat.

Makasih loh yaa, saya menghargai sekali kalau ada yang ingat dan menyediakan waktu buat ngetik dan kirim ucapan plus doa.

Jadi, bagaimana rasanya berumur 27?

Selain bersyukur karena masih diberi nikmat hidup sehat dan dikelilingi keluarga dan teman yang baik, selebihnya yaa biasa aja.

Huehehehe.

26

Chapter : Personal

Last year, I wrote 25 things on my bucket list to celebrate (and announce people) my birthday. So here we go~ I tell you 26 things that make me (and maybe you) happy

    1. Collecting recipes
    2. Strolling around supermarket
    3. to buy the ingredients and important-but-not-so-important things
    4. Sunday! Who doesn’t love Sunday? Oh wait, it’s chaptersunday :p
    5. Lazing around on weekend
    6. and playing heroes game
    7. or watching Korean/Japan drama #pffftt
    8. and Korean variety show  *Superman Returns and Running Man are my FAV!
    9. Family time!
    10. Singing?
    11. when nobody’s watching and I’m happily screaming and jumping
    12. Watching CNBLUE live performance ♥♥
    13. Random chit-chat with my old friends
    14. and meeting them unexpectedly
    15. ‘Girl Talks Boy Talks’ session with my friend, Adhi, you’re the best!
    16. Leaving work on time!
    17. Strolling around in bookstore, alone. No it’s not weird, it’s freedom~~
    18. Reading comics
    19. Listening Minguk’s laughter
    20. and watching him playing with his triplet brothers Daehan and Manse ♥♥
    21. A good hair day without straightening my hair *sigh
    22. Taking candid photo of someone with my camera
    23. and then they setting it as their profile picture in socmed, yeaaay!
    24. Blogging, writing random things without thinking
    25. and You, silent reader who taking your time to read my blog
    26. and commenting or maybe following? ; p

So, what’s yours?

 

nb: video cr to the owner

25

Chapter : Personal

Dulu waktu saya berulang tahun ke-20, disaat banyak orang bilang “wah sudah tua, sudah kepala 2“, saya terus meyakinkan diri bahwa “20 tahun itu belum tua, yang tua itu 25“.

Sekarang, disaat saya berumur 25 tahun, disaat banyak orang bilang “wah 25, udah 1/4 abad, udah tua saya bakal meyakinkan diri bahwa “25 tahun itu belum tua, yang tua itu kalau udah kepala 3

Begitu aja deh seterusnya ;p

Terinspirasi dari tulisan Putri Avicenna tentang 25 things on her bucket list, saya juga mau berbagi 25 things on my bucket list.

Here we go~

24

Chapter : Personal

Bersyukur memang tidak cukup dilakukan setahun sekali.

Harusnya setiap hari.

Karena setiap hari diberi kenikmatan sama Tuhan.

Tetapi izinkan saya yaa untuk hari ini bersyukur 100 x lipat dari biasanya, bukan hanya di dalam doa, tetapi di blog sendiri ;p

Bersyukur atas berubahnya job desc di kantor yang menuntun saya mengalami banyak perubahan.

Perubahan Atasan, perubahan partner kerja, perubahan jam pulang kantor dan perubahan lingkungan kerja.

Tetapi apa yang saya dapatkan atas itu? Nikmat yang tak putus-putusnya dari Tuhan!

Diberikan Atasan yang super duper baik (My BIBO!), diberikan partner kerja yang super ngeselin tetapi sanggup membuat tawa setiap hari, dikembalikan ke lingkungan kerja yang seharusnya, kondusif dan menyenangkan.

dan perubahan jam pulang kantor tersebut, aah ya sudahlah. Harga yang harus dibayar mungkin itu maksudnya ;p

Bersyukur masih diizinkan bermain dengan teman-teman yang menyenangkan, bertemu dengan banyak orang baru tak terduga, dan bertemu (kembali) dengan teman lama yang selalu meningkatkan perasaan senang 2 kali lipat.

Bersyukur masih mempunyai 2 orang tua lengkap yang masih sibuk ngomel kalau saya telat makan ataupun belum pulang kantor di jam yang seharusnya dan 1 orang adik yang walaupun sering ngeselin tetapi yaa akhir akhir ini berkurang sih ya ngeselinnya, hahaha.

Bersyukur masih punya keluarga.

Tau ga syukur atas apa yang paling penting?

Bersyukur masih diberi kehidupan dan kesehatan selama 24 tahun terakhir.

Alhamdulillah!

Tiup lilin dulu *fuuuhh*
cr as tagged

**************

Saya ga ngerti ada aja orang-orang yang ga suka kalau satu following-nya di timeline bilang “Alhamdulillah” laah atas rezeki yang dia dapat. Bilang kalau kata Alhamdulillah itu menebeng perasaan “ingin pamer” ke follower-nya.

Lhoo? sejak kapan Alhamdulillah diidentikan dengan hasrat ingin pamer?