Kimi No Na Wa (Your Name)

Chapter : Movie

Perjalanan berjam-jam lamanya yang membuat saya memilih film film yang saat itu ditawarkan pihak airlines. Saya tidak mengingat judul, tetapi saat melihat poster film-nya langsung teringat “ah.. saya pernah membaca berita film ini di Line Today, ditonton sajalah” dan ternyata keputusan menonton film ini tepat, sukaaaaa banget dan baru tersadar kalau ini ngehits banget di negara asalnya Jepang. Terbukti juga dari penumpang sebelah kanan, kiri, serong depan saya saat berangkat maupun pulang semuanya menonton film ini, padahal bapak bapak loh.

gambar diambil dari sini

Once a while, when I wake up, I find myself crying, I can never recall, but there’s sensation that I’ve lost something, lingers for long time after I wake up. I’m always searching for something, for someone.

Advertisements

Don’t Expect Too Much

Chapter : Movie


Tanggal 19 November 2010 kemarin, Harry Potter and The Deathly Hallows part I premier di bioskop-bioskop Indonesia. Film seri terakhir ini sukses membuat masyarakat Indonesia berbondong-bondong menonton walaupun harus rela memesan tiket terlebih dahulu.

Saya, beruntung untuk menonton film ini kemarin secara gratis alias dapat traktiran teman baik 😀 *makasih alfiiii :*

Harry Potter 7 ini bercerita tentang petualang Harry, Ron, dan Hermione dalam mencari horcrux *belahan jiwa Voldemort* dan berusaha menghancurkannya. Awal petualangan dimulai saat pernikahan Bill Weasley dan Fleur dirusak oleh pelahap maut yang berusaha mengejar Harry sehingga mereka bertiga terpaksa ber-apparate ke suatu tempat untuk menghindarinya.

Nah, perjalanan mereka dimulai dari mengunjungi rumah Sirius Black, menemukan duplikat horcrux berupa liontin yang aslinya ternyata ada di tangan Dolores Umbridge, sehingga memaksa mereka untuk menyusup ke kementerian sihir untuk mengambilnya. Adegan penyusupan dengan cara meminum ramuan polyjuice dan menyamar menjadi pegawai kementerian sihir ini yang membuat suasana bioskop jadi riuh karena sumpah ini lucu banget! Kekakuan dan ketakutan mereka yang membuat saya ga berhenti-berhenti tertawa. Tetapi setelah keluar dari kementerian sihir, jangan harap ada suasana ceria lagi. Semuanya terkesan suram, kelam, gelap.

Menonton film bagian pertama ini lebih baik jangan berekspektasi terlalu tinggi. Ya namanya juga baru setengah bagian, tentu belum ada klimaks apapun di akhir film ini. Kalau untuk segi cerita yang diadaptasi dari novel, menurut saya cukup sesuai dengan isi novelnya. Walaupun ada penambahan adegan yang tidak diceritakan di novel, seperti adegan Hermione menghapus ingatan orang tuanya atau adegan Harry yang mengajak dansa Hermione di tenda saat berpetualang mencari horcrux.

Ada lagi yang patut diperhatikan, saat menonton saya melihat di studio banyak orang tua yang mengajak anak-anaknya untuk menonton film ini. Sangat disayangkan ada beberapa adegan yang kurang pantas dilihat untuk anak seumuran mereka. Termasuk beberapa  adegan ciuman antara Harry dengan Ginny Weasley dan Harry dengan Hermione, yang walaupun itu cuma ada di khayalan Ron akibat kecemburuan tingkat tingginya, but I think, this is a little bit disgusting, half naked?! rrggh..

Oh iya, ada gaya hermione yang saya suka banget disini..

Red dress and red shoes.. wew. I love it!