#FallinJapan – Shinjuku

Chapter : Travel

Bisa dibayangin ngga sedihnya ketika itinerary sudah saya buat sedemikian detail demi highlight perjalanan ke Jepang tahun lalu buyar gitu aja cuma gara gara ramalan cuaca?

Jadi ada dua destinasi (gara gara keracun blog triptotrip niat banget ke Matsumoto dan Narai di Nagano Perfecture) yang direncanakan matang sampai ke jadwal kereta karena jumlah kereta yang lewat ngga sebanyak di kota besar lainnya. Pokoknya udah wanti wanti sama teman jangan sampai ketinggalan kereta karena bisa ngerusak agenda hari itu,

yang ternyata lebih rusak lagi ketika liat ramalan cuaca sehari sebelumnya di hari itu bakal hujan seharian.
Sedih hati sediiihhhh keiris iris

gimana nih cil, gimana? Masih mau tetep kesana? Hujannya bakal seharian dan bukan hujan ringan loh.

terus kita kalau ngga jadi kesana mau kemana?

Akhirnya demi kenikmatan bersama, demi ngga ngegerutu di tempat tujuan, kita batalkan perjalanan ke Matsumoto dan memutuskan jalan jalan sekitaran Tokyo. Kemana?

SHINJUKU!

1. Shinjuku Gyoen National Park

Shinjuku Gyoen

Salah satu taman yang banyak direkomendasikan saat musim semi, tetapi gapapa juga kalau dikunjungi saat musim gugur.

Jam operasional dimulai dari jam 9, enaknya sih menurut saya datangnya pagi biar masih cakep buat foto foto dan orangnya belum terlalu ramai.

Kami sampai disana jam 9 lewat dikit, terus udah banyak aja yang foto pre wedding ataupun photo shoot untuk majalah gitu sepertinya. Paripurna banget outfit dan segala posenya. Didukung pula dengan latar belakang pohon gingko dan rontokan daun daunya.

Shinjuku Gyoen

Shinjuku Gyoen

Shinjuku Gyoen

Tentunya kami juga tidak melewatkan sesi foto foto, walaupun pertama kali melihat taman sebegitu luasnya malah lari larian saking senangnya (lupa umur boleh lah).

Ada pemandangan yang bikin saya shock juga waktu itu. Ada pohon sakura. IYAA SAKURA! Jackpot banget ngga sih bisa foto foto sakura di musim gugur, yaa walaupun pohonnya ngga sebanyak dan ngga selebat layaknya pohon sakura di musim semi, tetapi setidaknya menuntaskan penasaran yang selama ini cuma pernah liatnya shibazakura.

Sakura - Shinjuku Gyoen

Sakura - Shinjuku Gyoen

Setelah puas keliling keliling Shinjuku Gyoen (karena mulai terik dan kelaparan sih) ngga jauh dari sana wajib banget menikmati ramen halal yang terkenal.

2. Shinjuku Gyoen Ramen Ouka

ASLI RAMENNYA ENAK BANGET!

Walaupun jadi ramen paling mahal yang saya coba selama di Jepang, tetapi ngga nyesel deh. Worth it banget. Cuma siap siap antri kalau mau makan disini, berhubung restorannya kecil, hanya bisa menampung 15-20 pengunjung.

Shinjuku Gyoen Ramen Ouka

Kami sampai disana sekitar setengah 11. Sedangkan jam bukanya jam 11 tepat. Untung juga kita datangnya duluan, secara langsung mengisi daftar list pengunjung dan kita ada di urutan pertama, yes!

Selama menunggu restorannya buka, akhirny memutuskan untuk duduk duduk santai di taman yang ngga jauh dari restorannya. Sambil ngeliatin bocah bocah pada main 🤣

3. Tokyo Metropolitan Government Building

Tokyo Metropolitan Government Building

Perut kenyang, hati senang, lalu memutuskan untuk tetap muter muter di Shinjuku dan berakhir di Tokyo Metropolitan Government Building untuk melihat pemandangan kota Tokyo dari ketinggian gratisssss! (ini yang terpenting).

Ada observatory decks (berada di lantai 46) di masing masing tower gedung ini. Untuk South Observatory jam operasionalnya mulai dari 09.30 s.d 17.30, tetapi untuk North Observatory jam operasionalnya lebih lama, dari jam 09.30 s.d 23.00 cocok buat melihat pemandangan malam hari.

Tokyo Metropolitan Government Building

Tokyo Metropolitan Government Building

Satu yang saya bingung, ini kantor Pemerintah tapi sumpah sepi banget, bisa jadi karena jam kerja juga. Cuma kalau dibandingkan dengan kantor saya bekerja (fyi saya kerja di kantor pemerintahan juga 😅), yaampun jauh banget, justru rame orang mondar mandir karena rapat atau koordinasi 😂😂.

Tokyo Metropolitan Government Building

Bureau of Accounting di Jepang jadi 1 Biro sendiri, di kantor saya jadi bidang yang tergabung di 1 Badan

4. Meiji Jingu Gaien

Sewaktu keluar dari Tokyo Metropolitan Government Building, kaki rasanya udah ngga kuat jalan jauh untuk balik ke stasiun JR Shinjuku. Jadi ketika melihat stasiun subway yang ngga jauh dari sana langsung aja naik subway tanpa tau mau turun dimana. Di tengah jalan tiba-tiba memutuskan untuk mampir ke Meiji Jingu Gaien. Dilalahnya stasiun terdekatnya, Aoyama-Itchome Station ternyata searah sama perjalanan subway yang kami naiki tadi 😁

Bagusnya datang ke sini saat pagi kali ya, jadi langit cerahnya kontras dengan deretan pohon gingko di kanan kiri jalan. Yaa walaupun saat sore menjelang malam juga ngga mengurangi kecantikan pohon gingko nya sih, cuma susah aja ambil fotonya belum lagi sampai disana ternyata hujan 😂😂 nasib emang Tokyo juga diramalkan hujan walaupun baru turun sore hari.

Oiya selama jam 10.00 s.d 20.00 ternyata jalurnya bebas dari kendaraan bermotor, puas untuk foto foto cantik. Untungnya saya masih sempat menikmati setengah jam sebelum jalur kembali dibuka untuk kendaraan.

Meiji Jingu Gaien

Habis dari Meiji Jingu Gaien terus udahan? Yaa ngga dong, karena saya bertemu lagi dengan Mba Novri untuk temu kangen dan mengambil tiket konser cnblue yang saya telah beli, hahaha. Sekalian juga merayakan ulang tahun princess tyas yang mesti jauh dari keluarga.

Moral story: memang rasanya kecewa ya jika rencana tidak berjalan sesuai yang diharapkan, tetapi kecewa juga ngga boleh lama lama, karena perjalanan tidak terencanakan bisa juga menyenangkan, asal dengan travel-mate yang tepat 🤣

Advertisements

17 thoughts on “#FallinJapan – Shinjuku

  1. Wah keren jalan-jalan ke jepang. Di mana aja, meski nggak sesuai rencana, kayaknya bakal tetap enjoy. Secara jepang kan negara maju, jadi banyak tempat luar biasa yang bisa dieksplore. 😀

  2. rasanya pengen ngajak kamu ke jepang syl buat jd temen skaligus guide.
    *kemudian lupa sama suami, hahahaha.
    udh hampir satun tahun vakum jalan-jalan keluar provinsi gara2 cutiku habis.

    1. Ayo ayoo, hahahaa, boleh deh aku jadi guide sama fotografer kalian kalau mau liburan ke jepang asal dimodalin kesananya #eh 😆 sekarang liburan kemana aja kalau sama suami sih asik asik aja ya syer

      1. huahaha, nah itu diaa perlu modal dan waktu.
        dulu jaman kuliah enak bisa kemana aja bebas selama apapun apalagi pas masa-masanya liburan semester atau masa menunggu jadwal wisuda. tapiii duitnya ga ada.
        sekarang udh bisa cari duit sendiri, eh waktunya yang susah.
        enak sih udh punya suami liburan kemana aja bebas, cuma kalo kerjaan suami padat yo sami mawon lah dia kalo mau libur panjang aja mikirin kantor. huhuhu

        1. Balik lagi ya ngatur jadwal biar bisa cuti barengan itu juga susah, semoga bisa ketemu waktu liburan yang pas ya syer, akhir tahun malah biasanya kerjaan makin sibuk

          1. Iya syl, skrg cuti tahunan selalu kepotong 6 hari huhu.
            Kantorkua cuma kasih cuti maksimal 12 hari.
            Beda sm kantornya masbeb yg bs dpt cuti besar 45 hari setiap dua tahun skali.
            Cuma ya gt, dia cuti banyak pun ttp aja sibuk apalagi akhir tahun, bank kan mau tutup buku.

  3. Rencana failed memang paling menyebalkan ya. Makanya aku selalu siapkan second plan just in case yang pertama berantakan. Apalagi karena hujan, bubar deh hehehe tapi karena ramalan di sana biasanya tepat memang better cancel daripada tetap jalan dan berakhir sengsara hehe.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s