Hebohnya Hari Ibu

Chapter : People

Jadi ceritanya, di TL instagram ada beberapa yang posting soal hari ibu atau foto sama ibunya.

Nah, di TL twitter ada beberapa yang nyinyirin perilaku anak yang ngucapin selamat hari ibu di social media.

Hari Ibu itu ada dan diperingati untuk apa? Tentunya karena respect sama tugas seorang Ibu kan? Itu penghargaan loh, saya saja sampai diperintahkan upacara untuk memperingati hari Ibu.

Lalu ketika seorang anak mengekspresikan itu via social media, apa bisa langsung dicap bahwa anak itu ngga peduli/masa bodoh dengan Ibu nya di dunia nyata? Bahwa anak yang mengutarakan Love You Mom di socmed cuma sekedar pamer sebagai anak baik?

Saya tau mengucapkan kata cinta atau pajang foto sama Ibu di socmed ngga perlu menunggu hari Ibu. Lalu, apa bedanya tanggal 22 Desember dibandingkan dengan hari lainnya jika berlaku seperti itu dinyinyirin?

Mengucapkan selamat lebaran (dan minta maaf) di socmed dinyinyirin.

Mengucapkan selamat natal di socmed diributin.

Nanti mengucapkan tahun baru dan berbagi resolusi di socmed juga diomongin.

Lucu ya?

Advertisements

2 thoughts on “Hebohnya Hari Ibu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s