Cerita Rafting di Citarik

Chapter : Travel

gue mau rafting minggu depan di citarik, ada yang mau ikut?

Ikuuuut!

Entah kenapa saat itu saya langsung meng-iya-kan ajakan teman, ngga pake mikir berkali-kali. Padahal diajakinnya juga dadakan karena teman mereka (teman saya juga sih) yang pertamanya udah bilang iya, tiba-tiba bilang batal ikut.

Yowisslah saya mengisi kekosongan tempat (di mobil rental) kan yaa? ;p

Dijemput jam 4 lewat di pinggir tol deket rumah, (hooh iyeee jam 4 pagi, pinggir tol pula), langsung menjemput member lain di pinggir jalan raya Kp. Rambutan (pinggir jalan teruuus) dan jam 5 pagi setelah lengkap semua member plus selesai sholat subuh, cuusslah kami menuju Citarik,

dan ternyata berhasil menghindari macet di tol jagorawi, MUHAHAHA. Sampai disana jam setengah 9 aja dong, padahal baru mulai main itu jam 10.

Ada beberapa penyedia jasa rafting di Citarik, waktu itu kami memesan di Caldera (berhubung dapat harga promo, huehehe).

Duduk duduk santai dulu, disediain minuman dan cemilan, sibuk foto foto, dan ternyata setengah 10 kami diperbolehkan langsung main. Yeaay!

Teteeep selfie pake tongsis is a must *yang pastinya pake tongsis orang lain* :))

Ah, ada beberapa hal ini yang baiknya diperhatikan sebelum kalian bermain

1. Pilih pelampung dan helm yang sesuai dengan badan dan kepala kalian, dan kencangkan, jangan sampai ketika kita jatuh helm tiba-tiba terlepas (duh jangan!)

2. Pakai alas kaki yang nyaman, rata-rata sih pada pakai sendal gunung soalnya mengikat kencang di kaki, tetapi banyak juga sih yang memakai sepatu cr*cs. Kalau kalian ngga punya ngga usah takut, ada yang jual kok, murah lagi, Rp 60ribu saja.

3. Jangan pakai baju dan celana pendek kalau kalian takut belang ;p

4. Stretching! ini paling penting tapi kemarin terlupakan  -__-

Sudah siap dengan peralatan dan perlengkapan, eh ternyata start nya itu bukan dari tempat kami datang, melainkan beberapa km dari sana. Jalurnya off road, sempit pula, dan naik truk aja dong, belum lagi pas lewat di-dadah-in aja sama anak anak disana, hahaha seru abis berasa artis.

Kami yang jumlahnya 8 orang ini dibagi menjadi 2 tim, jadi 1 perahu 4 orang plus pemandu. Kebetulan perahu saya pemandunya 1, perahu tetangga pemandunya 2.

Sebelum mulai, dikasih pengarahan dulu sama pemandunya, dikasih tau bagaimana kita harus bereaksi saat dia memberikan aba-aba. Pokoknya kalau ngga mau jatuh, ikutin aja kata dia deh.

Sebelum akhirnya sadar kalau ternyata pemandunya pada iseng semuaaaaa. zzzzzz

Selama perjalanan bener bener kami sering dikerjain, tau banget ini bapaknya kalau kami itu newbie, baru ngerasain yang namanya rafting.

Alhasil, tim kami heboh teriak sana sini ketika perahu bermanuver, tim sebelah kalah ribut.

Rafting Citarik

Liat aja dong muka pemandunya girang banget kalau kami ketakutan :)))

Rafting Citarik

Udahlah ngga perlu digambarin senangnya muka pemandu kita kayak apa waktu kami teriak-teriak -___-

Diteriakin “maju maju, dayung makin kuat” dan tiba-tiba jebyuuurr, diteriakin “mundur, mundur” kemudian jebyuuurr juga gara-gara ngga ada yang liat ke depan soalnya perahunya diputer balik aja sama pemandunya -___-

Ah tapi yang penting saya sih ngga berhasil jatuh, muhaha. Dari kami berempat yang jatuh malah personil laki-lakinya :))

Kalau kalian ngga mau jatuh, kaki kalian harus kuat bertahan. Kalau sudah terlanjur jatuh juga jangan panik. Kan pakai pelampung, pasti mengapung.

Rafting Citarik

Moment berurut dari kiri atas sampai kanan bawah, ekspresi mukanya priceless!

*brb ngelanjutin ngakak inget momen foto-foto di atas*

Overall seru sih ya, lumayan sebagai hiburan penghilang stress, apalagi kalau dapat pemandu yang asik, teriak teruuus, hahaha.

Btw, foto-foto di atas diambil sama fotografernya Caldera, kebanyakan candid karena seringkali kami ngga sadar kalau ada yang fotoin dari pinggir sungai dan dibalik semak-semak ketika sadar dan mulai bergaya pun pemandu mulai deh isengin kami lagi -____-

Tetapi nebus fotonya lumayan mahal yaa, 1 CD dihargai Rp 150.000 aja buat satu perahu. Banyak sih fotonya, tapi (gaya) yang bagusnya itu ngga lebih dari 10% *nangis guling-guling*. Saran saya sih kalau kalian berniat nebus foto dari awal, minta fotoin sekalian dari sebelum kalian main jangan cuma pas rafting aja, biar banyakan dikit foto bagusnya #ogahrugi

Yuk, bagi kalian yang belum pernah silahkan dicoba, ngga nyesel kok. Kalau ada yang mau ngajakin saya main lagi juga saya mah mau aja, tapi gratisan yak, hahaha *dan kemudian ngga ada yang ngajak*

Rafting Citarik

Say cheeseee!

Advertisements

4 thoughts on “Cerita Rafting di Citarik

  1. Wah seru banget kayaknyaaaa. Mau nyoba juga deh kapan2 😀 Jadi ingat pernah juga mainan adrenaline gini pas offroad di Merapi. Itu recommended juga kak keseruannya 😀

  2. gue liat web calderanya, kemarin rafting yang rute berapa km, Pres? seru banget foto-fotonya ,meski ekspresinya spontan semua tapi hasil foto-fotonya bagooooss :3

    1. yang 9km lyn, bagus sih fotonya, tapi 75% fotonya ngga layak dipublish karena emang parah2 banget ekspresinya, hahaha, trus yang nyebelinnya nebusnya mahal 😦

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s