Perempuan Berbaju Kuning

Chapter : People

Perempuan itu sibuk mencoba sepatu pilihannya.

Warna merah, warna putih, dia sibuk bergaya di depan kaca.

Dan dia cantik.

Terlihat cerah dan modis dengan semi-dress kuning yang dikenakannya.

Dia sibuk mempromosikan dan mengajak ngobrol pramuniaga pria yang sedari tadi melayaninya.

Dia bilang

mas xxx ini baik, ramah, kalo mau minta tolong sama dia aja mbak..

Dan mas xxx ini cuma tersenyum.

Saya pun yang bersebelahan dengannya ikut-ikutan senyum melihat perempuan ini.

Dia : eh, bagus ga sepatu yang aku pakai?

Saya : bagus mba, cocok.

Dia : kamu sama siapa kesini? berdua aja ya sama teman kamu? *nunjuk ke salah satu teman saya*

Saya : ngga, rame-rame. mba sama siapa?

Dia : aku sendiri dong, kan aku dah besar. kalo seumur kamu mungkin masih pantes buat belanja rame-rame gitu, tapi kalo aku malah pusing kalo belanja buat sendiri rame-rame *senyum lebar*

Saya yang dari tadi menunggu sepatu yang sesuai ukuran saya diambilkan jadi tambah senyum memperhatikannya.

Dia : kamu mau beli sepatu ini juga? yuuukk kita kembaran.. kamu mau yang mana?

Saya : yang putih mbak..

Dia : iyaaa itu bagus kok 😀

and the bla.. bla.. bla.. perempuan itu asik mengajak ngobrol saya dan pramuniaga yang membantu kita dari tadi.

Sampai akhirnya dia duluan beranjak dan mendapatkan sepatu pilihannya.

Saya : mas, mas kenal sama perempuan yang tadi?

Pramuniaga : ngga mba, saya ga kenal, itu cuma customer.

Saya : hoo.. saya pikir dia temennya mas, abisan udah akrab gitu keliatannya.

Pramuniaga : hehe.. saya sih cuma berusaha baik sama semua customer aja mba.

Setelah beberapa jam kemudian, disaat saya mau pulang, saya melihat dia lagi sibuk memilih-milih koper dan sibuk mengobrol dengan pramuniaga yang melayaninya.

Hey perempuan berbaju kuning, kalau bertemu lagi tetep menjadi cewek-yang-asik-gila-gayanya yaaa 😀

Advertisements

8 thoughts on “Perempuan Berbaju Kuning

  1. this… based on true story… ya?

    ada yang begitu juga di tempat saya ngumpulin kepeng. ramah sama siapa saja. tapi kata temen saya mending dijauhin saja. haha. :mrgreen:

    1. iya dong nyata. hehe.. kenapa dijauhin?
      tapi waktu saya cerita sama ibu saya, ibu saya malah nyuruh saya waspada karena takut dihipnotis. ahaha

  2. wah, supel juga ya mbak2 baju kuning itu ^^

    saya belom pernah ketemu cewek kayak gitu di dunia nyata 😛
    kalo di komik kayaknya banyak 😛

    tapi bener juga saran ibunya, ada baiknya waspada 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s