Auditor

Chapter : People, Chapter : Personal

Teman 1, teman 2, teman 3, lagi sibuk membicarakan tentang tax, adjustment, P/L (profit/loss), client, opini, partner, manajer, senior 1 dan senior 2 dan lain-lain. Saya dan seorang teman saya hanya terdiam dan terlihat bingung juga bengong.

Teman 1 : Eh, kenapa lo ?? koq pada diem ?
Saya dan seorang teman calon auditor : ngga, rasanya butuh waktu loading, udah lama ga denger pembicaraan tentang hal ini. Seperti di-refresh.

Kamis kemarin, saya bersama team audit (baca : para auditor) saya saat magang, buka puasa bersama. Hampir 3 bulan tidak bertemu rasanya seperti sudah lamaaaaaaaa sekali. Padahal dulu kita ketemu setiap hari. Ngobrol-ngobrol hal yang saya sebutkan di paragraf pertama benar-benar memaksa saya untuk mengingat berbagai kejadian saat meng-audit client dulu. Tentang kasus, ataupun tentang kehidupan sehari-hari saat masih bersama-sama.

Dulu saya sempat bilang ke teman saya bahwa auditor itu keren. Saya beranggapan seperti itu karena saya melihat sendiri senior-senior saya yang dengan lancarnya berkomunikasi dengan client seperti tidak terjadi apa-apa, padahal mereka membawa misi untuk mengorek-ngorek rahasia, terkadang berdebat soal benar/salah pencatatan laporan keuangan dengan client, walau berdebatnya-pun seperti bercanda dengan teman tetapi kata-kata yang dipilih saling menohok satu sama lain, mencoba mempertahankan argumennya masing-masing. Selain itu, pengetahuan yang mereka ajarkan ke saya, penjelasan mereka saat membantu saya mengerjakan laporan magang menambah keyakinan saya bahwa auditor itu orang yang hebat.. hehehehe..

Kangen. Iya saya kangen menjadi auditor. Apalagi setelah saya mencoba bekerja sebagai staff accounting di sebuah perusahaan, ternyata masih enak jadi auditor ya ?? hahaha.. bukan tidak bersyukur, tetapi saya tampaknya belum terbiasa hanya duduk di belakang meja mengerjakan jurnal-jurnal, tidak berkeliaran mengejar-ngejar client dengan permintaan data ataupun pertanyaan. Kalau saya tidak ingat bahwa saya harus kuliah di malam hari, pasti saya sudah balik lagi ke tempat magang saya dulu. Hanya saja, waktu kerja auditor yang tidak kenal waktu tersebut menghambat saya. Karena sulit untuk menyeimbangkan kerjaan dengan kuliah yang juga tidak bisa asal kuliah saja.

donโ€™t for a minute change the place youโ€™re in

Lirik lagu tersebut mengingatkan saya untuk tidak mudah iri dengan orang lain. Nikmatin dan jalani saja dulu kerjaan yang saya dapatkan ini. Mungkin Tuhan akan memberikan waktu yang tepat untuk saya berprofesi sebagai auditor lagi. Mungkin nanti setelah lulus kuliah, doakan saja.

Hey.. saya menepati janji saya di cerita sebelumnya untuk update cerita sebelum lebaran ๐Ÿ˜€ senangnya besok lebaran !! walaupun sedih juga karena saya merasa ibadah saya di bulan ramadhan tahun ini tidak lebih baik dari bulan ramadhan tahun lalu ๐Ÿ˜ฆ mudah-mudahan saja saya masih diberi kesempatan untuk bertemu ramadhan tahun depan. Amin.

Selamat lebaran semuanya !! mohon maaf lahir dan batin ๐Ÿ˜€

Advertisements

6 thoughts on “Auditor

  1. hey syl! gileeeeeeeeee udah lama banget gak blogwalkin. jup gue baca tulisan lo barusan. bener banget liriknya, ada yang lain ni: ‘syukuri apa yang ada,’ hehe biar begitu tetep cari ‘lentera jiwa’ yak! pasti masih sempet

    katanya presy__L : haiiiiii rik……… iya ga pernah main2 kesini dikau.. eh, itu lagu dmasiv ?? hahaha

  2. Heppi lebaraan presyll.. ๐Ÿ™‚

    Mudah2an dilain waktu dan ksempatan bs jd auditor spt yg lo inginkan.. Amien..

    katanya presy__L : Amin chi.. jika profesi itu baik bagi gw,, mudah-mudahan kesampean..

  3. satu lagi yg kangen jadi auditor..
    sempet jd auditor dmn?*sepupu gw jg doyan ngaudit*
    salam kenal!

    katanya presy__L : sempet jadi auditor di AAJ mit.. eh ? ini mita di plurk bukan si ?? salam kenal!

  4. ih auditor… pusing…!!
    eniwey, minal aidzin walfaizin, mohon maafkan lahir bathin yah…

    katanya presy__L : iya yorick.. mohon maaf lahir batin juga ya ๐Ÿ˜€

  5. Hai … salam kenal, dari auditor (yang selalu berpikir untuk resign). Hehe.

    Rumput tetangga emang selalu keliatan lebih hijau ya … Tanya kenapa?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s