Tidak Tahu itu Tidak Apa-apa Kok

Random

Eh, cara masukin lagu di friendster gimana si ?? Lo ngga tau ?? Ngga.

(perhatian.. percakapan diatas terjadi beberapa tahun yang lalu)

Percakapan diatas, yang ngomong duluan alias yang bertanya itu gue. Dan baris keduanya temen gue yang jawab. Oke, kalian boleh mikir kalau gue itu gaptek atau bodoh atau sebagainya. Atau kalian boleh berkata “Masa lo ngga tau sih?!” sambil dengan tatapan tak percaya. Gue ngga marah kok, sama temen gue itu juga ngga.

Pernah merasa seperti itu? Seperti temen gue itu atau seperti gue? yang ketika bertanya malah diketawain atau dianggap apa gitu sama temen kalian?

Baru kemarin gue mampir secara tidak sengaja ke blog afatih. Iseng-iseng ngetik di google buat tau gimana caranya naruh lagu di blog. Dan google menyambungkan gue ke blog dia. Jawaban yang gue dapat cukup lumayan, walau tetep aja masih ngga ada lagu di blog gue.

Dan ternyata di blog tersebut, dia memaparkan banyak banget hal yang gue ngga ketahui tentang blog. Dari sekedar gimana cara promosi blog, ngilangin underline pada link, sampai pemilihan template. Bagi orang yang udah ahli sih itu mungkin kecil. Tapi bagi gue? itu suatu pengetahuan yang baru. Dan gue tidak sendirian. TIDAK SENDIRIAN yang ngga tau apa-apa tentang itu.

Sayangnya, banyak orang yang tidak menghargai ketidaktahuan itu. Contohnya ya kayak gitu. Menganggap bahwa apa yang ada di otaknya itu harus diketahui juga sama orang-orang. Padahal, setiap orang pasti kan punya saat ketidaktahuan akan sesuatu. Bayi yang baru lahir aja belum tahu klo jari tangannya ada 10. Jadi wajar dong kalo orang bertanya untuk sesuatu yang belum diketahui.

Contoh lain lagi nih, temen gue belum pernah ke Masjid Istiqlal, trus temen gue yang lain berkata “Lo belum pernah kesana?” dengan nada bicara yang hampir sama dengan contoh di atas. Gue, sebagai orang yang ‘baru-baru ini’ kesana membela dengan bilang;

Gue juga baru-baru ini kok kesana. Lo juga? Iya, bahkan saking noraknya gue sampai berfoto di depan masjid Istiqlal. Kenapa? Salah?

Astagfirullah

Tuh, Allah sendiri ngga pernah kan nyuruh umatnya untuk sholat di satu masjid tertentu? dan gue ngga kesel ataupun marah dengan ucapan temen gue itu. Cuma semakin membuat gue berpikir bahwa makin banyak orang yang berpikiran bahwa ketidaktahuan atau ketidakpernahan kita mengunjungi sesuatu adalah hal yang aneh dan salah. Padahal tidak semestinya kan?

Tetapi gue punya kata-kata yang bagus buat gue ucapkan sama mereka. Dan itu terbukti ampuh buat gue.

Setiap orang punya saat untuk mengalami ketidaktahuan akan sesuatu, dan saat itu bagi gue adalah sekarang.

Hehehe.. biasanya sih temen-temen gue langsung pada diam. Buat yang pernah diperlakukan kayak gue, kata-kata itu boleh dipake. Tapi buat orang yang kayak temen gue itu, kata-kata itu buat dijadiin saringan sebelum keluar kata-kata ‘lo ngga tau?’‘ tersebut. Setiap orang punya saatnya. Jadi sebelum ngomong, dipikirin dulu ya

Advertisements

2 thoughts on “Tidak Tahu itu Tidak Apa-apa Kok

  1. makannya banyak baca biar banyak tau mbak…
    ehehe..
    blog afatih ma dah langganan saiiya mbak disini juga komplit kolom-tutorial.blogspot.com dia guru q..
    itu template dapet dari final sense ya ??
    dan kata mas kolom-tutorial jangan banyak banyak ganti tamplate ntar malah susah di deteck mbah google…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s