Serba Serbi Thomas dan Uber Cup 2008

Chapter : Sport

Yak.. seperti yang telah diutarakan di dua postingan sebelumnya, kali ini gue akan membahas tentang serba serbi Thomas dan Uber Cup 2008. Basi ngga sih? ah ngga,  baru minggu kemaren kelar.

Sebenarnya sih kebagusan dibilang serba-serbi, padahal gue cuma mau ngebahas hal-hal yang masih inget aja di kepala gue. Oke..cukup basa-basinya. Hal-hal yang gue inget itu adalah ;

  1. Partai Tim Thomas Indonesia vs Tim Thailand, antara Joko Riyadi dan Hendra sebagai ganda kedua melawan blablabla -lupa namanya- dan Shuket. Ini adalah pertandingan terlucu menurut gue. Kenapa? di set pertama Indonesia memang kalah, grogi sepertinya pertama kali main membela tim Thomas Indonesia, tapi di set kedua dan ketiga, pasangan ini berhasil kompak dan memenangkan pertandingan. yeah! hei..hei.. lucunya dimana?

oke, balik ke hal lucu. Yang membuat lucu adalah pemain dari Thailand, terutama yang -blablabla lupa namanya-. Orangnya tinggi kurus, dengan rambut bercat oranye agak nge-jreng, sangat berlawanan dengan fisik pemain Indonesia. Hebat sih, tapi sering melakukan kesalahan konyol, seperti meloncat dengan sekeren mungkin sambil melakukan smash, yang terjadi adalah kok menyangkut keras di net.

Lalu ketika pemain indonesia mengembalikan kok ke arah mereka dengan netting -bermain dekat banget di depan net- tuh berdua malah diam ngga ada yang mukul balik. Benar-benar diam di tempat! -lagi bengong pada ya?- dan semua kesalahan-kesalahan konyol lain diakhiri dengan tawa oleh si rambut oranye itu. Bener2 ketawa! kayaknya dia sadar dirinya melakukan hal-hal yang tidak semestinya. Ketawa mulu deh tuh orang, bahkan ketika kalah masih senyum-senyum aja. ck..ck..ck.. dia terlalu girang.

2. Partai paling menyenangkan adalah ketika di semifinal Pia Zebadiah vs Orang Jerman yang tak kuketahui namanya. Kenapa? karena dia memenangkan pertandingan tersebut dan meloloskan Tim Uber Indonesia ke final setelah 12 tahun lamanya! ck..ck..ck.. semua pemain, pelatih, offisial, yang nonton benar-benar jejingkrakan. Bahkan pemain, pelatih, dan official tersebut serasa telah menang di final. Greysia Polli sampai melakukan selebrasi dengan berlarian membawa bendera merah putih. Dan ternyata, itu benar dilakukan. Karena pas di final, China yang berpesta.

3. Partai paling menyebalkan adalah Taufik Hidayat vs Orang korea yang susah disebut namanya. Karena itu penentuan Tim Thomas Indonesia tersingkir dari babak final. 2 set langsung! ngga nyalahin taufik sih, secara dia sudah semakin tua. Tapi kekalahan dia sebenernya cuma kalah fisik aja. Gimana ini pelatih fisiknya? Nyewa pelatih fisik asingnya dadakan sih ya.

4. Partai paling emosional adalah saat Liliyana Natsir dan Vita Marissa vs Yang Wei dan 1 lagi orang china yang gw lupa namanya. Kalah di set pertama, tetapi di set kedua mereka bangkit, sambil terguling-guling buat ngembalikin kok ke pemain china, ngga ada kata nyerah. smash bertubi-tubi baru sanggup buat pemain China mati kutu. Bahkan saking kerasnya smash yang dipukul pemain Indonesia sampai mengenai -uupss liat disini paragraf 2, gue ngga mau ngulang kata itu lagi-. Kenapa emosional? ya.. karena gue yang nonton emosional, heboh membabi buta -bukan membabi ngesot kayak raditya dika- karena menguapkan harapan agar Tim Uber Indonesia bisa menang walaupun 1 partai aja. Yah.. walaupun kalah, gue tetep salut sama mereka berdua.

5. Gara-gara pertandingan kemarin, gue punya pemain favorite , yaitu :

  1. Liliyana Natsir alias butet, ngga usah disebutin alasannya, ngeliat review pertandingan dia sudah tau kan alasannya?
  2. Greysia Polii, selalu tampak bersemangat! selalu heboh! ngga mau kalah! bahkan dalam hal memberi semangat ke pemain pun dia ngga mau kalah sama Gao Ling- pemain china- yang heboh teriak-teriak depan bangku orang-orang indonesia di samping lapangan. Eh, dia ikutan teriak-teriak depan orang China. Mainnya juga ngotot.
  3. Adriyanti Firdasari, walaupun kalah di partai final, di partai-partai sebelumnya dia selalu berhasil menang dari lawan-lawan yang berperingkat jauuuhhh di atasnya.
  4. Joko Riyadi dan Hendra, akhirnya nyelip juga pemain cowoknya, tentu aja gara-gara dia memberikan tontonan yang menarik waktu lawan Thailand, walaupun cuma main sekali aja.

Yak.. selesai! masih banyak sih sebenernya, cuma sepertinya lupa. Yasudahlah, sampai ketemu lagi di topik Thomas Uber cup 2 tahun lagi. Besok-besok sport yang dibahas lain lagi.

Advertisements

One thought on “Serba Serbi Thomas dan Uber Cup 2008

  1. Iyah tanpa disangka sangka tomas dan uber cup menyatukan semangat orang indonesia..
    Bener tuh gracya pemaen paling aktraktif dan salah satu faforit gw jga..Nice post..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s